Peredaran sneaker palsu asal China ternyata masih marak di ibu kota. Bukan cuma di toko pinggir jalan, tapi juga bisa ditemukan secara terang-terangan di mall, bahkan di mal yang sudah punya sertifikat hak kekayaan intelektual (HKI), yang seharusnya menjamin semua produk ori.
Investigasi Kompas Juli–Agustus 2025 nemuin setidaknya ada satu mal di tiap wilayah Jakarta (Pusat, Timur, Barat, Utara, Selatan) yang jual sneaker palsu. Hal serupa juga ketemu di Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.
Salah satu temuan paling mencolok ada di Tangsel: versi “mirror” Adidas SL 72 dijual Rp500 ribu aja, hampir separuh harga retail resminya. Lebih parahnya lagi, barcode di box sepatu palsu itu bisa nyambung ke situs resmi Adidas, bikin kelihatan makin meyakinkan.
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, Alphonzus Widjaja, menegaskan kalau semua pusat belanja dan tenant harus taat aturan HKI. Menurutnya, sertifikasi HKI penting biar konsumen lebih yakin sama keaslian produk, sekaligus bikin retailer nyaman jualan di tempat yang mengutamakan barang ori.